Monday, May 6, 2013

BPK se-Banjarmasin Ancam Turun ke Jalan

0


Dana Bantuan Tahun 2012 Belum Cair

BANJARMASIN - Sejumlah orang yang mewakili pengurus barisan pemadam kebakaran (BPK) swasta se-Kota Banjarmasin kemarin (25/4) ‘menyeruduk’ gedung dewan. Mereka mempertanyakan dana bantuan dari Pemerintah Kota Banjarmasin tahun 2012 yang belum cair.

Abdi Arta, pengurus BPK Seberang Mesjid mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah mengadu ke Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin. Dijanjikan tanggal 20-25 April akan difasilitasi pertemuan dengan pemerintah kota.

"Proposal diajukan 2011, harusnya dana cair 2012. Bulan puasa kemarin dananya katanya siap, ini sudah masuk 2013," ujarnya.

Pihaknya tahu bahwa sekarang pencairan dana hibah diperketat. Administrasinya lebih rumit dan setelah dana dicairkan harus ada laporan pertanggungjawaban. Tapi menurutnya sebagian pengurus BPK sudah bisa melengkapi semua persyaratan pencairan, seperti keterangan domisili dan rekening bank.

"Dari pemerintah provinsi bulan Desember lalu keluar, hibah juga. Di kota sudah dua kali proposal disampaikan, yang pertama batal, yang kedua syaratnya sudah dilengkapi semua," katanya.

Jika dalam bulan ini tidak ada kejelasan soal pencairan dana bantuan tersebut,  mereka berancang-ancang turun ke jalan menggelar demonstrasi.

"BPK yang tidak bisa melengkapi administrasi, tinggal saja. Kan semua sudah dapat edaran. Kami juga minta Komisi IV mengawal pencairan," tegasnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Kebakaran  (BPBDKAR) yang diwakili Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Zuliansyah pada kesempatan itu menjelaskan, keterlambatan pencairan dana bantuan untuk BPK tahun 2012 bukan karena dananya tidak ada, tapi terkendala mekanisme hibah yang berbelit. Dana yang disiapkan sekitar Rp 858 juta untuk 402 armada BPK se-Banjarmasin.

"Sekarang harus ada pendataan dulu, kemudian disurvei. Yang disurvei ada 402 buah armada," sambungnya.

Ia melanjutkan, untuk mempercepat proses pencairan, sudah diambil teroboskan dimana Kepala BPBDKAR  M Hilmi dan Wakil Walikota Banjarmasin M Irwan Anshari sebagai Ketua Umum Balakar Banjarmasin membuat surat pernyataan bahwa seluruh unit telah diperiksa. 

“Badan Keuangan mau terima itu, tapi ada satu lagi surat yang dibutuhkan, yaitu nota dinas. Ini harus ditandatangani empat orang, yakni asisten, sekda, wakil walikota, dan walikota. Tinggal walikota yang belum, mudahan beliau cepat datang,” tuturnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali yang juga pengurus Balakar mengatakan, sebelum menerima kedatangan para pengurus BPK, ia sudah berkomunikasi dengan Wakil Walikota Banjarmasin M Irwan Anshari. 

“Kenapa bantuan 2012 tidak cair, karena masalah regulasi. Saya banyak terima SMS, kapan dicairkan, jadi beban saya juga. Tapi kepala BPBD dan wakil walikota sudah pasang badan untuk memangkas tahapan verifikasi dan survei,” ucapnya.

Ia menambahkan, walikota tengah melakukan perjalanan dinas sampai tanggal 30 April. Pihaknya meminta pengurus BPK sabar menunggu karena sudah ada sinyal positif. 

“Minggu pertama Mei harus cair, tidak perlu demo,” tandasnya.

No Response to "BPK se-Banjarmasin Ancam Turun ke Jalan"