Sunday, January 13, 2013

60 Ribu Peserta Jamkesmas Dipangkas

0

BANJARMASIN – Warga tak mampu peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) di Banjarmasin menyusut drastis. Berdasarkan hasil pendataan terbaru oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bekerja sama dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), ada sekitar 60 ribu penduduk yang dipangkas.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Diah R Praswasti mengatakan, penerima kartu Jamkesmas yang baru sebanyak 82.309 jiwa. Sebelumnya, ada sebanyak 146.402 orang penduduk Banjarmasin yang ditanggung Jamkesmas sesuai dengan data BPS 2008 dari Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS).
“Artinya ada masyarakat yang dulu punya kartu sekarang tidak dapat lagi. Kami sedang mengumpulkan data apa sih masalahnya,” ujarnya, kemarin.
Diah juga mengatakan, saat ini pihaknya sedang dalam tahap pembagian kartu berdasar data yang baru tersebut. Sambil menyebar kartu, petugas sekaligus melakukan pendataan terhadap warga yang tidak lagi mendapat kartu, maupun warga tak mampu yang tidak termasuk dalam kepesertaan Jamkesmas terbaru.
“Yang belum dapat kita data kembali, kita kompilasi, diklarifikasi oleh lurah dan camat, selanjutnya diteruskan ke pemerintah pusat, karena arahannya memang seperti itu,” imbuhnya.
Di pusat, kata Diah, data itu akan divalidasi kembali. Pengumuman hasil validasi oleh pemerintah pusat direncanakan pada bulan Maret 2013. Diharapkan, jatah penerima kartu Jamkesmas bisa bertambah jika memang ada warga tak mampu yang tercecer.
“Kalau barangkali tidak dapat dipenuhi, ada Jamkesda, Jamkesprov, dan dana pendampingan rumah sakit,” ucapnya.

No Response to "60 Ribu Peserta Jamkesmas Dipangkas"