Friday, November 9, 2012

Siswa Masuk Siang Kurang Konsentrasi

0

DAK Baru Cair 40 Persen, Rehab Kelas Terhenti

BANJARMASIN – Rehab ruang kelas yang didanai pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan tahun 2012 terhambat pencairan dana yang tak lancar. Dari tiga kali tahap pencairan, baru tahap pertama yang terealisasi sebesar 40 persen. 
Seperti di SDN Sungai Lulut 3 Banjarmasin, rehab tiga ruang kelas yang mulai dikerjakan selepas bulan puasa sekarang terhenti. Pihak sekolah sudah berusaha mencari sumber dana lain untuk menalangi agar rehab cepat rampung. Tapi karena tidak ada lagi dana yang bisa dipakai, rehab yang sebenarnya hampir selesai tak dapat diteruskan. 
Pihak sekolah khawatir hal ini membuat proses belajar terganggu lebih lama lagi. Pasalnya,  para siswa kelas IV, V, dan VI yang ruang kelasnya direhab digilir masuk siang dan agak susah berkonsentrasi menyerap pelajaran. 
“Walau masuk siang, biasanya anak-anak tetap datang pagi. Mereka main-main dulu, makanya pas giliran belajar tidak semangat lagi,” ujar Suniyah, guru kelas VI. 
Di samping itu, jam belajar siswa yang masuk siang juga berkurang. Mereka mulai belajar pukul 10.00 hingga pukul 14.00 atau hanya empat jam. Padahal, normalnya mereka biasa belajar selama enam jam.
Siswa SDN Sungai Lulut 3 menunggu masuk kelas siang
“Yang belum selesai tinggal pengecoran teras dan pemasangan keramik. Kalau rehab kelasnya sudah selesai. Sebelumnya sekolah sudah cari dana lain, tapi sekarang tidak ada lagi dana yang bisa dipakai,” tuturnya.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Johansyah saat meninjau SDN Sungai Lulut 3 yang berlokasi di Jl Veteran Simpang Bamban RT 8 mengatakan banyak menerima keluhan dari sekolah akibat keterlambantan pencairan DAK tahap dua. Khususnya yang kebagian rehab berat, karena waktu penyelesaian proyek kian mepet. 
“Saya sudah konfirmasi ke Disdik, alasannya karena ada sekolah yang belum melengkapi laporan pertanggungjawaban. Khawatirnya kalau rehab tidak bisa selesai tepat waktu, harus diupayakan agar dananya masih bisa digunakan tahun depan,” ucapnya.
Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin M Sarwani mengakui pencairan DAK bidang pendidikan masih ditangguhkan untuk semua sekolah. Alasannya, laporan pertanggungjawaban pihak sekolah atas dana yang dicairkan pada tahap satu belum lengkap.
“Teknis untuk mengeluarkan dana itu memang harus diaudit dulu penggunaan tahap sebelumnya, salah sedikit saja harus diperbaiki. Mengeluarkannya harus hati-hati benar,” ucapnya. 
Pada tahun 2012, Banjarmasin mendapat DAK bidang pendidikan senilai  Rp 20 miliar yang diperuntukkan bagi  134 SD, terdiri dari rehab 246 ruang kelas dan pembangunan 26 perpustakaan. Ditambah Rp 2,3 miliar untuk rehab 26 ruang kelas di 13 SMP. Plus peningkatan sarana mutu pembelajaran untuk SD Rp 1,3 miliar dan SMP Rp 631 juta. 

No Response to "Siswa Masuk Siang Kurang Konsentrasi"