Sunday, October 21, 2012

Sidik Jari Sama, Istri dan Tanggal Lahir Udin Beda

0

Sampai April 2012, Ada 900 Data Ganda

BANJARMASIN – Selama pelaksanaan perekaman KTP elektronik atau EKTP massal sejak Oktober 2011 hingga April 2012, sedikitnya ditemukan 900 orang warga yang merekam dua kali hingga terjadi duplicate record atau data ganda.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispencapil) Kota Banjarmasin Rachmah Norlias mengatakan, data ganda baru bisa diketahui setelah data warga yang direkam dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) dan dilaporkan kembali ke pemerintah daerah oleh Kemdagri.

“Di daerah sistemnya tidak bisa konek antarkecamatan atau antardaerah, sehingga kita tidak tahu,” ujarnya.

Dari konsultasi ke Kemdagri, pemilik data ganda nanti bisa memilih salah satu data yang direkam untuk kemudian dicetak. Untuk sementara pencetakan EKTP warga yang memiliki data ganda terpaksa ditangguhkan.

“Awalnya komitmen Kemdagri bila ada duplicate record, maka dipilih data yang pertama yang direkam. Tapi setelah dirapatkan lagi, diputuskan mereka bisa memilih karena bisa jadi data yang benar adalah yang direkam kedua,” terangnya.

Dari 900 data ganda yang terdeteksi, sebagian diantaranya ada yang melakukan rekam data di kecamatan yang sama, misalnya warga atas nama Nursiah yang merekam data dua kali di Kecamatan Banjarmasin Utara. Sebagian lagi merekam data kedua di provinsi berbeda, mulai Kapuas, Jakarta, hingga Mojokerto.

Ada pula kasus data ganda yang mengindikasikan pemalsuan identitas. Misalnya, warga atas nama Udin, yang tanggal lahir dan nama istrinya berbeda, tapi di database nama orangtua dan sidik jarinya sama.

“Nanti warga yang memiliki data ganda bakal kami surati, tapi tidak sekarang. Saat ini kan masih pemutakhiran data, juga sedang jalan program kartu keluarga gratis, menunggu selesai dulu,,” kata Rachmah.

No Response to "Sidik Jari Sama, Istri dan Tanggal Lahir Udin Beda"