Tuesday, October 16, 2012

Sementara Hanya Bisa Kurangi Bau dan Lalat

0

Pembangunan IPAL RPU Molor ke 2013

BANJARMASIN – Pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) serta tambahan dua blok pemotongan ayam di lingkungan Rumah Potong Unggas (RPU) milik Pemerintah Kota Banjarmasin di Jl Tembus Mantuil molor ke tahun 2013.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Banjarmasin Doyo Pudjadi mengatakan, proyek harus ditunda karena jumlah peserta yang mendaftar selama proses lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) minim. Untuk pembangunan blok pemotongan misalnya, hanya satu kontraktor yang mengajukan penawaran. Bahkan, untuk pekerjaan pembangunan IPAL tidak ada sama sekali.
“Kemungkinan pemborong tidak berani karena waktu pekerjaan yang sempit, idealnya kan minimal empat bulan,” ujar Doyo, Minggu (14/10).
Karena proyek tak memungkinkan dikerjakan tahun ini, pihaknya pun tak lagi memaksa. Lelang proyek pembangunan IPAL dengan pagu Rp 435,5 juta itu dijadwalkan Januari 2013 sehingga waktu pekerjaan lebih panjang.
Selama pengolahan limbah belum siap, ia mengatakan bahwa tetap ada upaya meredam pencemaran yang disoroti Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) karena limbah padat dan cair yang dihasilkan dari aktivitas pemotongan ayam tidak diolah sebelum dibuang.
“Limbah padat kita angkut dua kali sehari pagi dan sore,” tuturnya.
Bulu atau bangkai ayam sudah dikendalikan, sambungnya, sehingga tidak ada yang tercecer. Bahkan, ada yang menampung untuk pakan Kemudian, penyemprotan disinfektan dijadwalkan dua kali seminggu.
“Untuk limbah cair memang harus menunggu Januari nanti. Sementara yang bisa dilakukan hanya pengapuran di tempat pembuangan limbah untuk mengurangi bau dan lalat,” ucapnya.
Pembangunan tambahan dua blok pemotongan juga diundur lelangnya ke awal 2013. Tambahan dua blok pemotongan ini karena bangunan yang ada tidak mampu menampung seluruh aktivitas pemotongan ayam. Blok pemotongan tambahan dibangun di belakang blok penampungan A dan C, masing-masing berukuran 6x90 meter dan 6x180 meter. Pagu anggaran untuk pembangunan kedua blok sebesar Rp 952,7 juta.
“Desainnya berbeda dengan blok pemotongan yang ada. Bangunannya terbuka dan tidak pakai sekat, nanti pedagang sendiri yang membuat sekat,” kata Doyo. 

No Response to "Sementara Hanya Bisa Kurangi Bau dan Lalat"